6ef9e956-bba6-4188-8a7e-5f5415495649_169.jpeg

Aplikasi investasi bernama Invstr telah meluncurkan indeks cryptocurrency untuk platform mereka. Hal ini memungkinkan para pengguna untuk mengikuti pasar kripto dengan lebih baik.

Indeks cryptocurrency milik Invstr tersebut akan memungkinkan para pengguna untuk melacak fluktuasi harga pasar kripto dan membuat perbandingan harga dari pasangan (pair) mata uang kripto tertentu. Indeks ini juga akan mencakup berbagai kategori aset digital, yang mencakup token aset, pembayaran, dan utilitas .

Mata uang kripto pada aplikasi akan ditinjau setiap triwulan, yang memungkinkan penambahan mata uang kripto yang lebih baru dan stabil di dalam aplikasi sambil menghilangkan kripto yang ditangguhkan atau tidak stabil dari indeks. Beberapa mata uang kripto yang tersedia untuk memantau pada aplikasi Invstr termasuk Bitcoin ( BTC ), Litecoin ( LTC ), Ethereum ( ETH ), Bitcoin Cash ( BCH ) dan EOS .

Kerim Derhalli, founder dari Investr, menyatakan bahwa indeks tersebut konon akan memungkinkan para investor ritel untuk memeriksa dampak dari investasi kripto terhadap portofolio mereka. Dia mengatakan bahwa indeks tradisional mengukur dampak pada kelas aset, bukan pada portofolio yang dengan demikian tidak relevan dengan investor ritel.

“Indeks tradisional mengukur dampak pada kelas aset bukan portofolio investor. Ini bukan pertimbangan yang relevan untuk investor kecil yang ingin tahu apa dampaknya pada portofolio mereka. Indeks milik Invstr akan mengatasinya dengan menggunakan pembobotan yang mengoptimalkan imbal hasil-risiko berdasarkan pada volatilitas aset konstituen”, ujar pihak Invstr.

Investor institusional kini telah melampaui investor retail bernilai tinggi sebagai pembeli terbesar dalam transaksi kripto senilai lebih dari $ 100.000.

Dilansir oleh inforexnews.com