coinbase-pict.jpg

Dua raksasa perdagangan cryptocurrency AS berada dalam perlombaan guna membangun regulasi pertama untuk mengatur tanda-tanda yang dianggap sekuritas, berpotensi memenuhi tuntutan pengawas yang mengancam untuk mengekang di pasar senilai milyaran dolar.

Coinbase Inc, salah satu cryptocurrency pertukaran terbesar mengatakan hari ini, Rabu (8/6) bahwasanya ada tida perusahaan termasuk Perantara Pedagang Efek dengan otoritas regulasi industri keuangan. Hal tersebut, apabila disetujui regulator AS, Coinbase akan menggunakan lisensi yang diperoleh untuk menawarkan pelanggan berbasis efek blockchain efek. Hal ini juga tunduk pada pengawasan federal yang lain.

Pengumuman ini datang pasca Bloomberg melaporkan bahwa Circle Internet Financial Ltd, salah satu platform cryptocurrency dunia yang paling berharga berniat untuk mengejar pendaftaran sebagai broker dan tempat perdagangan dengan US Securities and Exchange Commission sehingga dapat membantu investor membeli dan menjual token yang dapat dianggap sebagai sekuritas.

Perusahaan yang beroperasi di Dublin ini juga berencana mencari lisensi perbankan federal untuk memberikan layanan lebih kepada pelanggan.

Platform perdagangan diatur hingga bisa menangani miliaran dolar dalam persembahan awal koin (ICO). Coinbase setuju untuk membeli sebuah fimr Cardiff, dengan berbasis Perantara Pedagang Efek Keystone Capital Corp, Venovate Marketplace, Inc, dan Digital kekayaan LLC.

“Ini adalah momen penting bagi ekosistem kripto, dan belum adanya indikasi lain dari pematangan ekonomi kripto,” dikatakan oleh Coinbase dalam sebuah pernyataan yang tidak mencakup persyaratan. Coinbase kedepannya akan berada di jalur untuk menawarkan layanan masa depan yang mencakup perdagangan kripto sekuritas, margin dan perdagangan over-the-counter.”

Sumber : Inforexnews