qqq.jpeg

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama ditutup melemah sebesar 1,64% ke 5.692,87 poin. Dan dalam perdagangan pada hari Kamis (28/6) IHSG semakin melemah hingga 2,22% ke 5.662,92 poin. Pelemahan ini bersamaan dengan jelang pergantian direksi Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI segera menetapkan pergantian direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (29/6) esok hari. Salah satu RUPST adalah penggantian direksi, dimana direktur utama Tito Sulistio akan digantikan oleh Inarno Djajadi.

22 Juni 2018 lalu akan di adakan RUPST namun tidak terlaksana karena perintah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya agenda ini dimundurkan. Alasanya RUPST diundur karena penetapan direksi dianggap alot.

Minggu lalu, tepatnya pada Jumat (22/6) OJK telah mengumumkan jajaran direksi baru ini. Untuk menyegarkan ingatan, berikut jajaran direksi baru BEI yang akan ditetapkan esok hari:

Direktur Utama: Inarno Djajadi
Direktur Penilaian Perusahaan: IGD N Yetna Setia
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Laksono Widito Widodo
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Kristian Sihar Manulang
Direktur teknologi Informasi dan Manajemen Resiko: Fithri Hadi
Direktur Pengembangan: Hasan Fawzi
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia: Risa Effennita Rustam 

Sumber : Inforexnews